Terpopuler Bisnis: Skandal Pandora Papers dan Prediksi Gita Wirjawan Soal Kripto

NKRIKU, Jakarta – Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang Kamis, 7 Oktober 2021, dimulai dari Didik J Rachbini meminta pihak berwenang menginvestigasi Pandora Papers hingga Gita Wirjawan memprediksi transaksi kripto kalahkan kartu kredit dalam 3 tahun.

Adapula berita profil Sam Bankman-Fried anak muda terkaya berkat kripto hingga berita DPR mengesahkan Undang-undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan.

Berikut empat berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang kemarin.

1. 2 Nama Menteri di Pandora Papers, Didik Rachbini: Skandal, Harus Diinvestigasi

Berita Populer  Menilik Harga Bitcoin dari Rp45 Ribu Sampai Rp700 Juta

Ekonom senior sekaligus Rektor Universitas Paramadina, Didik Junaidi Rachbini, meminta pihak berwenang untuk menginvestigasi temuan dari Pandora Papers. Pasalnya, ia mengatakan bocoran laporan finansial dan kesepakatan bisnis yang mengungkap kepemilikan aset dan perusahaan cangkang di negara suaka pajak itu adalah skandal.

“Di Indonesia ada yang masuk Pandora Papers lalu klarifikasi dan dianggap selesai. itu tidak bisa. Itu harus diinvestigasi bukan diklarifikasi. Karena ini skandal maka harus diinvestigasi,” ujar Didik dalam diskusi daring, Rabu malam, 6 Oktober 2021.

Berita Populer  Dogecoin Meroket hingga 8.000 Persen Sepanjang Tahun Ini, Apa Plus Minusnya?

Didik menyebut temuan dalam dokumen tersebut adalah skandal lantaran uang yang masuk ke perusahaan cangkang diduga untuk menghindari pajak. “Dengan penyelundupan pajak ini maka yang memasukkan uang mendapatkan keuntungan dari pembuatan perusahaan cangkang di daerah suaka pajak.”

Berdasarkan dokumen yang dilihat Tempo, ada dua nama menteri di dalam Kabinet Presiden Joko Widodo ikut tercantum dalam laporan tersebut. Dua nama tersebut antara lain adalah Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto yang tercatat memiliki perusahaan di British Virgin Islands, serta Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yang disebut memiliki perusahaan di Panama.

Berita Populer  Mendag Era SBY Ingatkan Ancaman Perubahan Iklim Bagi Pebisnis

Atas temuan tersebut, Didik mengatakan Presiden Joko Widodo tidak boleh membiarkan adanya penggelap pajak di sekitarnya, sementara pemerintah menuntut masyarakat untuk taat membayar pajak. Ia pun mencontohkan situasi di negara lain, yakni sejumlah pemimpin dunia diminta mengundurkan diri lantaran terbelit kasus serupa, misalnya di Pakistan.

Baca berita selengkapnya di sini

Berita Terbaru