Tes GeNose Tersedia di Bandara Mulai 1 April


Jakarta, NKRIKU Indonesia —

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tengah menyiapkan tes GeNose di bandara mulai 1 April 2021. Hal itu dilakukan untuk mengurangi potensi penularan virus di transportasi umum.

Guna menjalankan rencana alat screening covid-19 itu,  Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sudah menggelar pertemuan dengan Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menko PMK Muhadjir Effendy serta jajaran dan Peneliti UGM, pada Selasa (23/2) kemarin.

Selain sektor udara, tes GeNose juga akan dilakukan pada transportasi laut. Rencananya, alat tes virus corona itu mulai diterapkan di Pelabuhan Tanjung Priok akhir minggu ini secara acak (random).

Berita Populer  PKS Bingung, Pemerintah Malah Bahas Cuti Dibanding Fokus pada Pandemi

Budi mengungkapkan perluasan penerapan GeNose bagi calon penumpang pesawat dilakukan setelah pihaknya mencermati penggunaan alat tes itu di kereta.

“Di kereta api, animo masyarakat untuk menggunakan GeNose sangat bagus dan saat ini para pemangku kepentingan di sektor perhubungan laut dan udara juga menginginkan penggunaan GeNose. Untuk itu, kami melaporkan kepada Pak Menko tentang rencana itu, dan tentunya akan kami lakukan dengan hati-hati,” kata Budi dalam pernyataan yang dikeluarkan di Jakarta, Selasa (23/2) ini.

Berita Populer  Tiga Daerah di Papua Ajukan PSBB Cegah Corona

Budi menambahkan penerapan GeNose di simpul-simpul transportasi diperlukan agar masyarakat mendapatkan akses terhadap alat pendeteksi (screening) covid-19 yang lebih terjangkau.

Selain berkomunikasi dengan para menko, Budi juga sudah meminta Ditjen Perhubungan Udara dan Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub untuk mempersiapkan mekanisme dan SOP. Langkah itu ia ambil agar layanan tes bisa segera tersedia.

[Gambas:Video NKRIKU]

Sementara itu, Muhadjir Effendy mendukung kehadiran GeNose di simpul-simpul transportasi. Menurutnya, GeNose merupakan produk dalam negeri dan memiliki kelebihan-kelebihan, seperti lebih mudah dan aman penggunaannya.

Berita Populer  Corona, Pendapatan Maskapai Dunia Diproyeksi Anjlok 60 Persen

Selain itu, ia juga menilai tingkat akurasi alat tersebut juga cukup tinggi. Untuk itu, ia berharap tes tidak hanya digunakan untuk perjalanan tetapi juga bisa digunakan di tempat lain.

“Semoga ke depannya dapat diproduksi secara massal dan dapat terus dikembangkan sehingga tingkat akurasinya akan semakin meningkat. Kita akan terus memperbanyak penggunaan GeNose untuk kepentingan pelayanan publik,” ucap Muhadjir.

(sfr)

Berita Terbaru