Tips Mencegah Kredit Macet, Bagaimana Solusinya Bila Sudah Terlanjur?

NKRIKU, Jakarta – Kredit macet merupakan salah satu masalah yang kerap terjadi pada pengguna sistem kredit. Masalah ini juga akan membuat Anda dikejar-kejar oleh pihak bank atau debitur apabila tidak segera melunasi, bahkan properti jaminan Anda juga bisa disita.

Tidak semua kredit bersifat buruk. Kredit macet tidak akan terjadi apabila memerhatikan hal-hal krusial sebelum memutuskan untuk menggunakan sistem kredit. Berikut adalah hal yang harus Anda perhatikan jika ingin mengajukan kredit:

1. Pinjam sesuai kebutuhan dan kemampuan
Sebelum menggunakan sistem kredit, pastikan Anda hanya meminjam sesuai kebutuhan dan kemampuan Anda dalam membayarnya. Apabila Anda meminjam uang dari pihak bank dengan jumlah yang tidak mampu Anda bayar, akan mungkin apabila kredit macet akan terjadi. 

Sebaiknya meminjam uang tidak melebihi 30 persen dari penghasilan Anda. Jika melebihi itu bisa saja Anda mendapati masalah, yaitu gagal melunasi pinjaman. 

Alokasikan pembayaran cicilan pinjaman 30 gaji dari gaji. Contohnya penghasulan Anda Rp 5 juta per bulan, simpan sebesar Rp 1,5 juta per bulan untuk melunasi pinjaman. Dengan teknik seperti ini maka Anda tidak perlu mengorbankan kebutuhan sehari-hari karena telah dianggarkan 40 persen-50 persen dari penghasilan setiap bulan.

Berita Populer  BI: Penyaluran Kredit Baru Meningkat 30,4 Persen pada Triwulan I 2021

2. Hindari pinjaman konsumtif
Sebaiknya gunakanlah pinjaman untuk hal yang berguna dan lebih produktif, seperti modal usaha membeli peralatan bekerja, investasi properti, dan lainnya. Sebaiknya hindari melakukan pinjaman untuk tujuan konsumtif demi memenuhi gaya hidup atau gengsi semata.

3. Jangan lupa membayar pinjaman
Sudah seharusnya membayar tepat waktu sesuai yang telah ditentukan apabila meminjam uang. Terlebih lagi jika Anda melakukan pinjaman di bank maupun fintech lending. Anda akan dikenakan denda keterlambatan apabila telat membayar dan membuat pinjaman semakin menggunung.

Lantas bagaimana apabila sudah terlanjur kena kredit macet?

1. Penjadwalan ulang (rescheduling)
Pinjaman atau kredit punya jangka waktu pembayaran bagi peminjam untuk melunasi pinjaman dan bunganya atau dikenal dengan istilah tenor.

Berita Populer  OJK: Rasio Kredit Macet Multifinance Capai Rekor Tertinggi

Apabila terjadi restrukturisasi kredit macet, pihak bank akan menyesuaikan tenor pinjaman Anda agar dapat kembali menyicil pembayaran kredit. Tenor pinjaman dari peminjam yang terkena kredit macet diperpanjang oleh bank agar angsuran yang akan dibayar semakin ringan.

Perpanjangan tenor ini akan disesuaikan dengan kemampuan bayar peminjam. Misalnya, kredit kendaraan Anda dengan tenor dua tahun macet karena pandemi. Karena itu, bank dapat memperpanjang tenor menjadi tiga tahun. Anda dapat mulai menyicil pembayaran lagi karena angsurannya menjadi lebih kecil.

2. Persyaratan kembali (restructuring)
Terdapat sejumlah syarat yang bisa diubah pihak bank saat nasabahnya terkena kredit macet. Perubahan syarat tersebut termasuk perubahan jadwal pembayaran, jangka waktu, dan lain-lain.

Hal yang harus diperhatikan yaitu, dilakukan dengan syarat tidak mengubah maksimum plafon kredit. Jadi, nasabah diharapkan mampu membayar pinjaman pokok. 

Misalnya saat usaha Anda sedang rugi dan akhirnya tidak bisa membayar pinjaman dan terkena kredit macet, bank bisa menawarkan pinjaman baru. Karena itu, Anda bisa mengembangkan usaha, kemudian membayar pinjaman pinjaman sampai lunas. 

Berita Populer  BRI Kembali Turunkan Suku Bunga Kredit, Ini Rinciannya

3. Penataan kembali (reconditioning)
Penataan kembali bisa dilihat sebagai usaha bank mengubah kondisi kredit untuk meringankan tanggung jawab peminjam yang kredit macet. Yaitu dengan cara menambah fasilitas kredit, mengonversi tunggakan menjadi pokok kredit baru, sampai penjadwalan dan persyaratan kembali.

Dengan penataan kembali, bank juga dapat menurunkan suku bunga yang dibebankan kepada peminjam. Hal tersebut dilakukan agar nasabah bisa melunasi pinjaman pokoknya kepada bank.

Apabila kondisi debitur sudah sangat kritis hingga dianggap tidak mampu lepas dari kredit macet, bank dapat memberikan pilihan pembebasan bunga kepada peminjam. Jadi, peminjam cukup membayar pinjaman pokok yang tersisa.

VALMAI ALZENA KARLA 

Baca: Kredit Macet dan Sanksinya Apabila Tidak Bisa Melunasi

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

Berita Terbaru