Tolak Kasasi, MA Vonis Mati Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi


Jakarta, NKRIKU Indonesia —

Majelis Hakim Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan kasasi Harry Aris Sandigon alias Harris Simamora, terpidana hukuman mati pelaku pembunuhan satu keluarga di Bekasi.

“Menolak permohonan kasasi dari Pemohon Kasasi/Terdakwa Harry Aris Sandigon alias Harris alias Ari tersebut,” demikian bunyi putusan kasasi di situs MA, sebagaimana dikutip CNNIndonesia.com, Jumat (4/12).

Majelis Hakim diketuai oleh Burhan Dahlan dengan didampingi hakim anggota Hidayat Manao dan panitera Pranata Subhan. Putusan dibacakan majelis hakim pada 29 Januari 2020.

Berita Populer  Jaksa Pinangki Diduga Tak Main Sendiri, Kejagung Didesak Usut Tuntas

Kasus ini bermula pada 2018, ketika Harris membunuh keluarga Daperum Nainggolan. Harris membunuh Daperum, istri Daperum yang bernama Maya Boru Ambarita, serta dua anak Daperum yang bernama Sarah Nainggolan dan Yehezkiel Arya Paskah Nainggolan.

Pembunuhan itu dilatari rasa sakit hati Harris yang mendapatkan cacian serta makian dari Daperum. Niat untuk menghabisi keluarga Daperum tiba-tiba muncul usai Harris melihat linggis yang tergeletak di dapur.

Berita Populer  MA Tolak PK Kartel Sapi Impor, 12 Perusahaan Didenda Rp59 M

Harris langsung mengambil linggis dan memukul kepala Daperum serta Maya. Aksi itu kemudian diikuti penusukan hingga menghilangkan nyawa pasangan suami-istri tersebut.

Setelah itu, aksi Harris dilanjutkan dengan menghabisi nyawa dua anak Daperum, Sarah dan Arya.

Dalam pertimbangannya, majelis hakim beranggapan bahwa perbuatan Harris membunuh satu keluarga di Bekasi tidak dilakukan secara spontan dan seketika. Harris dinilai melakukan pembunuhan berencana terhadap keluarga beranggotakan empat orang di Bekasi tersebut.

Berita Populer  KPK Dalami Sewa Rumah Persembunyian Nurhadi dan Menantunya di Simprug Jaksel

“Berdasarkan hal-hal tersebut, terang dan jelas terdapat waktu yang cukup bagi Terdakwa untuk mempertimbangkan atas perbuatan yang akan dilakukannya itu,” kata majelis hakim.

“Dan Terdakwa memutuskan untuk membunuh para korban dengan cara-cara tersebut di atas. Dengan demikian, perbuatan Terdakwa incasu tidak melanggar dakwaan Penuntut Umum Pasal 340 KUHP,” lanjut majelis hakim. 

(dmi/nma)

[Gambas:Video NKRIKU]

Berita Terbaru