Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Prediksi Hujan Es di Madiun, Terjebak Eceng Gondok

NKRIKU, Jakarta – Top 3 Tekno Berita Hari Ini dimulai dari topik tentang Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun, Mohammad Syahrowi, memprediksi terjadinya hujan deras disertai angin kencang serta hujan es hingga beberapa hari ke depan. “Karena saat ini sedang masa pancaroba,” kata dia saat dihubungi Tempo, Senin, 18 Oktober 2021.

Berita terpopuler selanjutnya tentang 23 orang terjebak eceng gondok di tengah Waduk Jatiluhur, Purwakarta, pada Ahad malam, 17 Oktober 2021. Tim pencari dan penyelamat (SAR) gabungan berhasil menyelamatkan seluruh korban pada tengah malam.

Selain itu, Ceres Arena, Denmark, Minggu malam 17 Oktober 2021, menyaksikan ketangguhan pemain badminton tunggal putra kedua Indonesia, Jonatan Christie. Jojo, sapaannya, menggenapkan keunggulan Tim Thomas Cup Indonesia atas Cina menjadi 3-0 di babak final dan memastikan piala itu kembali ke Indonesia setelah 19 tahun.

Berikut tiga berita terpopuler di kanal Tekno.

1. Hujan Es dan Angin Kencang Susulan Berpotensi Terjadi di Madiun

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun, Mohammad Syahrowi, memprediksi terjadinya hujan deras disertai angin kencang serta hujan es hingga beberapa hari ke depan. “Karena saat ini sedang masa pancaroba,” kata dia saat dihubungi Tempo, Senin, 18 Oktober 2021.

Berita Populer  Yogya dan Sleman Diamuk Hujan Angin, Mobil dan Motor Warga Rusak Tertimpa Pohon

Syahrowi mengatakan pada awal musim hujan kali ini terjadi perbedaan suhu yang tinggi antarwilayah. Udara panas dan dingin akhirnya bertemu dan membentuk awan Cumulonimbus. Fenomena alam ini memicu terjadinya angin kencang ketika hujan turun.

Sedangkan hujan es terjadi karena berubahnya air menjadi partikel es yang dipengaruhi udara rendah di ketinggian. “Untuk hujan es sempat terjadi di Desa Sumber Bendo, Kecamatan Saradan, kemarin sore,” ujar Syahrowi.

Di wilayah desa setempat, hujan es dan angin kencang mengakibatkan sejumlah rumah warga dan pohon di akses Desa Sumber Bendo-Desa Tulung, Kecamatan Saradan roboh. Tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu. Hanya saja, kerugian material ditaksir mencapai Rp 23 juta.

2. Berlibur, 23 Orang Terjebak Eceng Gondok di Waduk Jatiluhur Tengah Malam

Berita Populer  Pakar Drone Emprit Bongkar Akun yang Viralkan 'Klepon Tidak Islami', Bahas Adat Nusantara vs Islam

Sebanyak 23 orang terjebak eceng gondok di tengah Waduk Jatiluhur, Purwakarta, pada Ahad malam, 17 Oktober 2021. Tim pencari dan penyelamat (SAR) gabungan berhasil menyelamatkan seluruh korban pada tengah malam.

Menurut keterangan Humas SAR Bandung Seni Wulandari, pihaknya menerima laporan kejadian itu pada pukul 20.20 WIB dari pihak keluarga. Kabarnya ada 23 orang yang terjebak di Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta. “Terdiri dari 20 orang dewasa dan 3 orang anak,” katanya, Senin 18 Oktober 2021.

Berdasarkan laporan yang diterima, 23 orang korban itu sedang berlibur bersama keluarga. Mereka berperahu jukung di Waduk Jatiluhur. “Namun perahu terjebak di tengah waduk karena tertutup eceng gondok,” kata Seni.

Akibatnya mereka tidak bisa kembali ke daratan dan membutuhkan evakuasi. Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansah langsung memberangkatkan satu tim penyelamat menuju lokasi kejadian pada pukul 20.35 WIB dengan peralatan lengkap.

3. Laga 100 Menit Jojo Versus Antonsen, Simak 7 Catatan Statistik Badminton Dunia

Ceres Arena, Denmark, Minggu malam 17 Oktober 2021, menyaksikan ketangguhan pemain badminton tunggal putra kedua Indonesia, Jonatan Christie. Jojo, sapaannya, menggenapkan keunggulan Tim Thomas Cup Indonesia atas Cina menjadi 3-0 di babak final dan memastikan piala itu kembali ke Indonesia setelah 19 tahun.

Berita Populer  "Breaking News! Pilkada Serentak Ditunda, Kecuali Solo dan Medan"

Jonatan mematahkan kekhawatiran kalau performanya bakal terpengaruh oleh pertarungan panjang menguras tenaga yang harus dilaluinya di babak semifinal. Saat itu dia harus bertarung hingga 100 menit, atau 1 jam 40 menit, sebelum berhasil mematahkan tunggal kedua andalan tuan rumah, Anders Antonsen, dalam tiga set.

Pada babak final melawan Li Shi Feng, pemuda kelahiran Jakarta 24 tahun lalu itu kembali harus menjalani rubber game, kali itu dalam 82 menit. Dalam dua laga itu, Jojo memaksa dua lawannya sampai sempat meminta pengecekan medis di tengah pertandingan. Simak Top 3 Tekno Berita Hari Ini lainnya di Tempo.co.

Baca:
Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Peringatan BMKG, Pemindahan Eijkman ke Cibinong

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

Berita Terbaru