Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Vaksin Johnson & Johnson Disahkan, Harimau

NKRIKU, Jakarta – Top 3 Tekno berita hari ini dimulai dari topik tentang Food and Drug Administration (FDA) atau Badan POM Amerika telah mengesahkan vaksin Covid-19 Johnson & Johnson, yang hanya membutuhkan satu dosis dan dapat disimpan di lemari es biasa. Ini adalah vaksin Covid-19 ketiga yang mendapatkan persetujuan dari lembaga itu.

Baca:
Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Pembuat GeNose Komentari SpiroNose, Twitter, UI

Berita terpopuler selanjutnya tentang perbedaan vaksin Johnson & Johnson dengan dua vaksin lainnya yang disetujui FDA – satu dibuat oleh Moderna Inc., yang lainnya merupakan upaya bersama oleh Pfizer Inc. dan BioNTech SE.

Selain itu, seekor harimau sumatera (Panther Tigris Sumatrae) terlihat oleh seorang remaja di Desa Kuala Beringin, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Provinsi Sumatera Utara baru-baru ini.

Berikut tiga berita terpopuler di kanal Tekno:

Berita Populer  Bamsoet Desak Pemerintah Percepat Realisasi Vaksin Covid-19 Produk Lokal

1. FDA Sahkan Vaksin Covid-19 Johnson & Johnson, Cukup 1 Suntikan

Botol dan jarum suntik terlihat di depan logo Johnson & Johnson yang ditampilkan dalam ilustrasi yang diambil pada 11 Januari 2021. [REUTERS / Dado Ruvic / Ilustrasi]

Food and Drug Administration (FDA) atau Badan POM Amerika telah mengesahkan vaksin Covid-19 Johnson & Johnson, yang hanya membutuhkan satu dosis dan dapat disimpan di lemari es biasa. Ini adalah vaksin Covid-19 ketiga yang mendapatkan persetujuan dari lembaga itu.

Vaksin itu dapat diberikan kepada orang berusia 18 tahun ke atas. Vaksin ini melindungi dari penyakit serius dan uji klinis tidak menandai adanya masalah keamanan yang berbahaya.

Di Amerika Serikat, vaksin ini 72 persen efektif melawan Covid-19 yang parah dan lebih ringan. Vaksin ini sedikit kurang efektif di Afrika Selatan, di mana bentuk varian dari virus corona tersebar luas.

Berita Populer  Temui Erick Thohir, Sandiaga Bahas Vaksin hingga BUMN Berakhlak

2. FDA Sahkan 3 Vaksin: Perbedaan Johnson & Johnson vs Pfizer dan Moderna

Botol berlabel “COVID-19 Coronavirus Vaccine” dan jarum suntik terlihat di depan terpampang logo Johnson & Johnson dalam ilustrasi yang diambil, 9 Februari 2021 ini. [REUTERS / Dado Ruvic / Ilustrasi]

Food and Drug Administration (FDA) atau Badan POM Amerika hari Jumat, 26 Februari 2021, merekomendasikan vaksin Covid-19 yang dibuat oleh Johnson & Johnson. Ini berarti vaksin ketiga yang disetujui.

Seperti dua lainnya – satu dibuat oleh Moderna Inc., yang lainnya merupakan upaya bersama oleh Pfizer Inc. dan BioNTech SE – vaksin dari perusahaan Janssen Biotech J&J terlihat sangat baik dalam mencapai tujuan utama kesehatan masyarakat: menjauhkan orang dari rumah sakit.

Vaksin ini bergantung pada teknologi yang berbeda, tetapi, seperti yang lain, tidak menunjukkan tanda-tanda yang menyebabkan efek samping yang parah dan bertahan lama. Dan vaksin ini memiliki beberapa keuntungan, di antaranya penerima hanya membutuhkan satu dosis, bukan dua.

Berita Populer  Jika Uji Klinis Berhasil, Erick Thohir: 15 Juta Orang Divaksinasi Akhir Tahun In

3. Remaja Lihat Harimau Kurus Masuk Hutan di Kabupaten Labura

Ilustrasi seekor harimau sumatera (Panther Tigris Sumatrae). Kredit: ANTARA/Dokumen

Seekor harimau sumatera (Panther Tigris Sumatrae) terlihat oleh seorang remaja di Desa Kuala Beringin, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Provinsi Sumatera Utara baru-baru ini.

Humas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumut Andoko Hidayat dikonfirmasi di Medan, Sabtu, 27 Februari 2021, mengatakan jejak harimau tersebut terlihat di Dusun X Bandar Manis, Desa Kuala Beringin, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura).

Ia menyebutkan, harimau itu didapati Rabu sekitar pukul 20.00 WIB. “Jejak ditemukan oleh remaja dusun setempat saat hendak mencari sinyal ke atas untuk menelepon. Remaja melihat harimau melintas lalu masuk ke hutan,” ujarnya. Simak Top 3 Tekno Berita Hari Ini lainnya di Tempo.co.

Berita Terbaru