Vale Indonesia Catat Laba 25,1 Juta Dolar di Kuartal II 2021

NKRIKU, Jakarta -Penjualan nikel matte oleh salah satu perusahaan pertambangan nikel PT Vale Indonesia (Tbk) yang beroperasi di Sulawesi Tengah mencapai nilai 208,4 juta dolar AS pada kuartal II tahun 2021.

“Namun, laba pada semester satu sebesar 58,8 juta dolar AS lebih tinggi dari periode yang sama tahun 2020 ketika Grup mencatat laba sebesar 53,1 juta dolar AS pada semester satu tahun lalu. Lalu, beban pokok pendapatan Grup periode ini meningkat 13 persen menjadi 174,3 juta dolar AS dari sebelumnya 154,8 juta dolar AS,” kata Febriany. 

Berita Populer  Efisiensi, BTN Tutup 100 Outlet Kantor Kas Sepanjang 2020

Lebih lanjut, ia mengatakan, kas Grup pada akhir Juni lalu sebesar 426,5 juta dolar AS, naik dari 386,2 juta dolar AS pada posisi dua bulan terakhir. Dengan situasi itu, PT Vale Indonesia lebih berhati-hati mengontrol pengeluaran untuk menjaga ketersediaan kas.
 

Berita Populer  Lippo Cikarang Raup Pendapatan Rp 655 Miliar Semester I 2021

Guna menjaga kestabilan bisnis, Vale berfokus pada berbagai inisiatif produktivitas dan penghematan biaya untuk mempertahankan daya saing Perseroan dalam jangka panjang tanpa mengkompromikan nilai utama Perseroan, yaitu pentingnya keselamatan jiwa, menghargai kelestarian bumi dan komunitas.
 

Berita Populer  PNM Catat Laba Bersih Rp 358 M pada 2020

“Kami menyelesaikan kegiatan pemeliharaan kritikal pada triwulan ini, yang memungkinkan kami mencapai tingkat produksi lebih baik seperti sebelumnya. Saya mengakui kerja keras karyawan kami untuk terus memberikan hasil yang positif sambil mengelola dampak Covid-19 secara efektif dalam operasi kami,” ujar Febriany.

 

Berita Terbaru