Wapres Minta BWI Segera Revisi UU Wakaf

NKRIKU Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyarankan Badan Wakaf Indonesia (BWI) agar segera merevisi revisi UU Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf. Hal ini karena UU tersebut sudah berusia lebih dari 15 tahun dan hingga kini masih menjadi pedoman pengelolaan wakaf di Tanah Air.

“Pemerintah berharap upaya harmonisasi kelembagaan dan revisi peraturan perundang-undangan wakaf dapat dilaksanakan melalui koordinasi antar kementerian/lembaga terkait, KNEKS (Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah) dan BWI (Badan Wakaf Indonesia) dalam rangka mengakselerasi proses revisi UU wakaf tersebut,” katanya dalam webinar, Jakarta, Jumat (7/5/2021).

Berita Populer  Jubir Wapres : Habib Rizieq Organisasi FPI, tetapi Latar Belakang Sebenarnya NU

Revisi diperlukan agar pengelolaan wakaf bisa dilakukan lebih modern sesuai dengan perkembangan ekonomi, teknologi dan kebutuhan umat.

“Sesuai dengan perkembangan ekonomi, layanan jasa keuangan, teknologi berbasis digital saat ini, dan keragaman bentuk harta wakaf, dirasakan perlu melakukan penyesuaian terhadap UU Wakaf agar dapat mengakomodasikan tuntutan berbagai perkembangan tersebut, termasuk dalam hal kelembagaannya,” jelasnya.

Berita Populer  Wapres Peringatkan Pesantren Berpotensi Jadi Kluster Covid-19

Di sisi lain, Wapres juga menilai pentingnya pemanfaatan teknologi dan platform digital untuk peningkatan, pengelolaan, maupun pelaporan wakaf.

Melalui pemanfaatan teknologi digital tersebut, diharapkan transparansi pengelolaan dan kredibilitas pengelola wakaf akan semakin meningkat. Salah satunya bisa diwujudkan dengan kehadiran aplikasi digital untuk layanan wakaf.

Berita Populer  Ma’ruf Amin Sesalkan Masih Ada Warga Tolak Jenazah Korban Covid-19

“Diharapkan akan segera terwujud Waqf Super Apps, di mana kita dapat mengaksesnya untuk mendapatkan berbagai informasi tentang wakaf, akses pelayanan online, mendapatkan berbagai pilihan platform digital pengumpulan dana, serta akan mendukung upaya pengembangan model wakaf lainnya ke depan,” tambahnya. []

Berita Terbaru